SEKOLAH DI PULAU KELAPA

sebuah sekolah—sedikit daratan 

halamannya laut dan langit terbentang 
sejauh mata menghadang di batas lazuardi. 

tiada roda empat, pula jalan aspal 
motor matik melupakan masa lalu 
menanggalkan spion kepalanya. 

pada jam istirahat, ditambatkan kapal mesin 
dan perahu milik nelayan. seragam hari senin 
disapu terik, anak-anak berebut membeli jajan 
kepada seorang perempuan muda bermata 
indah penjual mie instan dadakan 

di kejauhan seorang guru berwajah datar 
memantau di depan pagar—barangkali 
menyimpan amarah, mungkin pula 
sedikit kesepian. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ROAS SHOPEE

SAJAK SEONGGOK JAGUNG